Oleh. Drs. Helmi Adam, S.Sos,  MM. M.MPd.

 

Pemerintah AS Shutdown, adalah istilah yang dilakukan untuk mengatakan penghentian layanan pemerintah Amerika Serikat atau tidak beroperasi atau juga bisa dikatakan tidak melakukan aktivitas sementara. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan politik di dalam negri  AS antara para senator dengan Presiden Trump masalah pembiayaan imigrasi. Sudah dari hari jum’at  konggres AS akhirnya menyatakan shutdown setelah tidak ada kesepakatan dengan Trump masalah anggaran pembiayaan imigrasi. dan jika tidak dibuka kembali segera, maka  bisa berdampak serius pada ekonomi Amerika, dan dunia.

American Shutdown menyebabkan berhentinya beberapa kegiatan pemerintah Amerika Serikat padahal hal ini penting untuk terus berjalan  seperti anggota militer yang harus terus aktif bertugas dan Kantor Pos AS harus terus mengirimkan surat, tapi semua terhenti gara gara American Shutdown.

Hal ini juga mengakibatkan pada ratusan ribu pegawai pemerintah dilarang datang kerja karena tidak bisa dibayar. Banyak departemen, instansi, dan program pemerintah harus beroperasi dengan mesin computer otomatis, dan beberapa layanan ditutup sepenuhnya,  jika shutdown berlangsung lebih dari beberapa hari, akan mengganggu stabilitas ekonomi, karena transaksi dengan pemerintah terhenti, ekpor impor terhenti.

Saat layanan pemerintah ditutup, seperti taman nasional, museum dan kebun binatang. Aplikasi paspor dan visa  dibekukan. IRS tidak dapat memverifikasi dokumen orang yang mengajukan hipotek, sehingga persetujuan hipotek tertunda. Perusahaan swasta yang berbisnis dengan pemerintah harus menunda atau membatalkan operasinya.

Laporan tahun 2013 Ketika zaman pemerintahan Obama melakukan shutdown selama 16 hari berdampak pada kerusakan ekonomi  yang parah karena memiliki dampak yang serius seperti, Biro Pengelolaan Tanah tidak dapat memproses sekitar 200 permohonan izin untuk mengebor tanah federal di North Dakota dan negara bagian lainnya. pemerintah tidak bisa menyediakan lisensi untuk perdagangan internasional. Biro Perdagangan dan Perdagangan Alkohol dan Tembakau Departemen Keuangan tidak dapat mengeluarkan sertifikat ekspor untuk minuman bir, anggur, dan minuman suling, dan lebih dari 2 juta liter produk dibiarkan menganggur di pelabuhan dan tidak dapat dikirim saat terjadinya American shutdown. Penghentian pengumuman panen memancing kepiting alaska untuk nelayan. Persetujuan obat FDA terlambat dilakukan. Daftarnya sementara kegiatanya  harus terus berlanjut.

Laporan dari Standard & Poor’s pada tahun 2013 akibat American shutdown selama 16 hari,yaitu hilangnya 120.000 pekerjaan sektor swasta. Meningkatnya  biaya ekonomi AS $ 24 miliar dan mengurangi pertumbuhan nasional sebesar 0,6 persen. Hari selasa menandai, Hari ke 4 dari American shutdown, dan tidak jelas berapa lama Demokrat dan Republik akan mengambil alih kesepakatan, yang bergantung pada kedua belah pihak yang menyetujui undang-undang yang menentukan nasib imigran illegal, serta peran gedung putih dalam membantu memecahkan masalah ini,

Jika shutdown hanya seminggu, maka tidak akan berdampak besar bagi  ekonomi AS dan akan menguntungkan bagi Indonesia karena nilai dollar menjadi turun, pemulihan ekonomi AS juga terganggu. Namun jika berlangsung lama maka dampaknya  akan jauh lebih besar bagi Amerika sendiri maupun dunia termasuk Indonesia. Karena amerika tetap merupakan pasar buat ekspor Indonesia. Kita berdoa saja agar American shutdown tidak berlangsung lama.

Penulis adalah Kandidat Doktor Ekonomi.