JAKARTA-berdemokrasi.com: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Dr. Fadli Zon kedatangan mahasiswa FISIP Universitas Indonesia di Kompleks Parlemen,  Selasa (11/10/2016).  Di hadapan para mahasiswa berjaket kuning itu, Fadli memaparkan kinerja anggota DPR, terutama terkait legislasi.

Menurut Fadli, pembuatan Undang-undang di DPR adalah kerjasama dengan pihak eksekutif atau pemerintah. Kata Fadli, pernyataan Presiden  Jokowi yang meminta DPR untuk tidak terlalu banyak membuat UU sebagai hal yang tak bisa dipahami.

“Presiden mengatakan buat UU jangan banyak-banyak, empat atau lima saja lah. Tapi presiden lupa pemerintah mengusulkan 13 RUU,” kata Fadli.

Di sisi lain, lanjut Fadli, masyarakat dan media massa juga mengkritik DPR apabila tidak produktif membuat UU.

Oleh karena itu, DPR harus bekerja keras untuk menyelesaikan RUU yang sudah diputuskan sebagai prioritas.

“Presiden ngerti enggak sih proses legislasi itu. Tapi enggak apa-apa lah karena ini masih belajar,” lanjut Fadli yang disambut tawa sebagian mahasiswa UI.