Figur

Foto Bareng Sandiaga Uno, Tompi Mengaku “Move On”

Tompi_Sandi

JAKARTA-berdemokrasi.com: Kerasnya kompetisi dalam Pilkada DKI Jakarta membuat kata “Move On” (Jalanterus/ Tinggalkan masa lalu) sering terdengar, baik di pembicaraan masyarakat maupun di media-media sosial.

Kata “Move On” dipakai ketika kompetisi sudah selesai dengan ditandai dengan pengumuman oleh KPU. Biasanya dari pendukung pihak yang kalah tidak terima sehingga banyak alasan yang dilontarkan ketika menyinggung jagonya yang kalah.

Dalam Pilkada DKI, Tompi, seorang penyanyi yang punya grup bernama Trio Lestari adalah seorang pendukung berat, bahkan boleh dikatakan sebagai “Die Hard”-nya pasangan Ahok-Djarot.

Tetapi, ketika Pilkada sudah selesai dan jagonya kalah, Tompi yang juga berprofesi sebagai dokter ini mengaku sudah “Move On”. Ia buktikan dengan mengunggah foto bersama Sandiaga Uno di Instagramnya dr_tompi dengan status MOVE ON!.

Kemudian di bawah status Instagramnya itu, dia menulis, “Menerima hasil dengan lapang dada. Artinya tidak hanya berdiam diri membiarkan, namun siap membantu mensuppor kinerjanya. Kecewa pasti, karena jagoan saya gak menang. Tapi demokrasi, ya begini. Waktu jalan terus, seperti pak Ahok-Djarot yang sudah memimpin untuk orang yang memilih mereka, dan yang tidak bahkan menghujat sampai memfitnah mereka.”

Tompi memposting foto bersama Sandiaga Uno sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (3/5/2017), dan sampai pukul 07.30 WIB, Kamis (4/5/2017), sudah ada yang menyukai (like) postingan itu sekitar 6000 orang dan yang komentar ada 600-an orang.

Dari komentar-komentar tersebut banyak yang suka, diantaranya dari akun @dimasadptr : ntap bro.dewasa bgt demokrasi ente. @dwi_nurendah_setyo : dua2nya ok…perbedaan bukan suatu alasan terjadinya perpecahan. @ari_setiawan : Mantap dok. Siapapun pemimpinnya, tetap berkarya.

Selain banyak yang mendukung, ada juga sedikit yang masih menghujat. Terhadap hujatan tersebut, Tompi minta agar berkomentar yang baik. ” Tolong sopan santun plis,” ujar Tompi.

Terhadap yang masih berkomentar provokasi, Tompi mengingatkan agar tidak”nyampah” dalam berkomentar. “Wah ini nyampah lagi,” kata Tompi.

Kata-kata Tompi soal “nyampah” itupun ditanggapi oleh @nurul.hda : yang ga nyampah cuman yang muji doang ya? HAHAHA belum move on ini si namanya.

Tompi pun menanggapi Nurul, “bukan pujian yang diharapkan. Tapi sikap ikutan tdk terjebak kelamaan di energi negatif.”(bas)

Share:

Leave a reply