JAKARTA-berdemokrasi.com: Posko Pengaduan korban PT First Travel di bareskrim polri terus menerima ribuan aduan dari para korban penipuan agen perjalanan tersebut.

Pelapor berharap First Travel dapat mengembalikan uang yang terlanjur mereka setorkan. Ada juga yang membatalkan keberangkatan ibadah umrah dan mencari travel lain.

Hingga Rabu (23/8/2017) tercatat sebanyak 4.043 orang telah mendatangi posko pengaduan untuk korban agen perjalanan First Travel sejak posko dibuka di Kantor Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Rabu (16/8/2107) lalu.

Pengaduan yang diterima beragam kasusnya di antaranya dari mereka sudah membayar lunas namun belum berangkat karena belum menerima jadwal, sudah bayar lunas dan sudah di bandara tapi gagal berangkat, membatalkan pemberangkatan dan meminta pengembalian uang setoran tapi belum mendapat pembayaran.

Perkiraan jumlah kerugian yang diderita jamaah atas kasus ini sebesar Rp 848,7 miliar yang terdiri atas biaya setor paket promo umrah, dengan total Rp 839 miliar dan biaya carter pesawat dengan total Rp 9,5 miliar.