PALESTINA-berdemokrasi.com: Ternyata nama Palestina tak ada di dalam peta google (Google Maps). Mesin  pencari terbesar di dunia itu seperti sengaja menghapus Palestina dan menggantinya dengan Israel. Bahkan, ketika kata kunci Palestina dimasukkan ke dalam mesin pencari maka akan diarahkan ke Yerussalem dan Gaza. Penghapusan ini seolah-oleh menentang pengakuan dunia internasional dan keputusan PBB yang beranggota 136 negara.

Tindakan Google ini pun memancing reaksi keras dari  Forum Jurnalis Palestina (PJF). Dalam sebuah pernyataan yang dirilis akhir pekan lalu, Middle East Monitor melaporkan, PJF menilai langkah Google ini merupakan skema Israel untuk membangun namanya sebagai negara yang sah di mata generasi mendatang. Tindakan ini sekaligus menghapus Palestina untuk selamanya.

“Langkah ini juga dirancang untuk memalsukan sejarah, geografi serta hak rakyat Palestina terhadap tanah air mereka. Kebijakan ini adalah upaya untuk mengutak-atik memori Palestina, Arab dan seluruh dunia,” tulis pernyataan PJF, sebagaimana diwartakan Business Recorder, Senin (8/8).

Terkait tindakan ini, alinasi jurnalis Palestina telah mendesak otoritas Google untuk mengubah hal tersebut dan segera mengembalikan peta Palestina ke dalam mesin pencari.