DEPOK-berdemokrasi.com : Rektor UI Muhammad Anis di Depok, Selasa, mengatakan bahwa pencapaian ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa institusi pendidikan di Indonesia telah direkognisi oleh dunia pendidikan di Asia.

Untuk itu, katanya, UI akan senantiasa berlari membawa bendera pendidikan nasional guna menghasilkan para lulusan yang mandiri dan unggul serta siap menghadapi dan menyelesaikan permasalahan dan tantangan pada tingkat nasional maupun global.

“Pencapaian UI tidak terlepas dari pemenuhan seluruh parameter. Berdasarkan hasil kalkulasi yang dilakukan tim QS, UI unggul pada Kualitas Tenaga Pendidik, Reputasi Akademis, Jumlah Tenaga Pendidik Asing di UI serta Kegiatan belajar-mengajar di setiap fakultas,” katanya.

Selain itu indikator lain yang berhasil dipenuhi diantaranya terdapat peningkatan signifikan dalam publikasi jurnal, pengelolaan sumber daya manusia di tingkat universitas maupun fakultas serta tata kelola organisasi yang mencakup budaya.

Selanjutnya kebiasaan, kebijakan dan upaya internasionalisasi komunitas mahasiswa maupun tenaga pendidik. Upaya ini juga seturut program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, riset dan inovasi guna mendukung daya saing bangsa.

QS Asia University Ranking 2017 merilis hasil pemeringkatan yang dilakukan terhadap lebih dari 400 perguruan tinggi dari 17 negara di Asia dan 23 Perguruan Tinggi di Indonesia tersebut pada Senin (16/10) melalui situs http://www.topuniversities.com/university-rankings .

UI unggul pada indikator “International Faculty” yang menandakan bahwa para akademisi maupun peneliti dari mancanegara tertarik untuk berbagi ilmu dan melakukan penelitian di UI.

Setidaknya hingga pertengahan 2017, terdapat 1.588 tenaga akademisi yang pernah hadir ke UI untuk menjadi dosen, dosen tamu, peneliti tamu dalam rangka berbagi wawasan (sharing knowledge) kepada sivitas akademika UI.